Pekatnya malam di bawah "gajebo"
Disini ku coba memulai semuanya. Bukan sebuah cerita asmara yang membuat jantung tak mau bersahabat, atau sebuah kisah klasik yang menguras air mata untuk dikenang. Ini semua hanya sebuah kisah tentang "permulaan" untuk mengekspresikan segala sesuatu yang tak mampu disalurkan oleh indahnya pita suara, ataupun petikan gitar, atau lentiknya jemari menari di atas tuts hitam-putih. Sebuah permulaan perjalanan untuk keluar dari zona kenyamanan. Mencoba untuk berani menuangkan segala rasa di atas tuts yang berbeda dari biasanya. Mencoba untuk lebih berdarah lagi, tak terpendam lagi, tak terkubur lagi. Karena tersadar ketika terlalu lama bersembunyi dalam lingkaran, hanya membuat kaki semakin rapuh dan darah membeku. "Kehidupan akan terus mengalir menuju limit akhir. Pergunakan segala sesuatu yang masih tersisa, biar yang lalu tertinggal menjadi pijakan untuk membuat langkah baru." Selamat datang di ...