Postingan

Kacamata

Gambar
Jika sebuah  kereta hendak dilajukan maka  rel  harus disediakan dengan "matang" dan "tepat", dengan harapan kereta tersebut dapat tiba pada stasiun yang tertera pada kolom tiket yang dicetaknya. Begitu pula dengan sebuah  rasa ,   haruslah sesuai dengan jalur dan tujuan yang telah ditetapkan Sang Pencipta , sehingga si empunya tiket cetak  tak merasa telah salah menapak. Apakah sebuah  rasa  selalu benar? Atau sebaliknya sebuah  rasa  selalu salah? Dia berjalan pada sebuah jalur angin yang membawanya menjadi  dirinya sendiri . Dia sungguh menikmati desiran angin yang tak sengaja menghantam  daging  indahnya, serta membuat benang yang dirajut tak mampu menjadi perisai bagi kulit yang bersembunyi dari nafsu dunia. Angin yang membawanya hanyut pada dunia dua lorong, sehingga ketika angin berhenti memberikan hembusannya maka yang terjadi ialah dia akan tersentak bangun dari khayalannya. Hanya ada dua pi...

Pekatnya malam di bawah "gajebo"

Disini ku coba memulai semuanya. Bukan sebuah cerita asmara yang membuat jantung tak mau bersahabat, atau sebuah kisah klasik yang menguras air mata untuk dikenang. Ini semua hanya sebuah kisah tentang "permulaan" untuk mengekspresikan segala sesuatu yang tak mampu disalurkan oleh indahnya pita suara, ataupun petikan gitar, atau lentiknya jemari menari di atas tuts hitam-putih. Sebuah permulaan perjalanan untuk keluar dari zona kenyamanan.  Mencoba untuk berani menuangkan segala rasa di atas  tuts  yang berbeda dari biasanya. Mencoba untuk lebih  berdarah  lagi,  tak terpendam  lagi,  tak terkubur  lagi. Karena tersadar ketika terlalu lama bersembunyi dalam lingkaran, hanya membuat kaki semakin rapuh dan darah membeku. "Kehidupan akan terus mengalir menuju limit akhir. Pergunakan segala sesuatu yang masih tersisa, biar yang  lalu tertinggal menjadi pijakan untuk membuat langkah baru." Selamat datang di ...